Rabu, 27 Januari 2016

KBTK DIAN CERIA Memperingati Maulid NABI MUHAMMAD

Di negara Indonesia, peringatan Maulid Nabi Muhammad S.A.W sudah menjadi rutinitas tahunan. Hampir seluruh lapisan masyarakat Islam selalu memperingatinya. Acara Maulid Nabi biasanya dilakukan dengan  membaca Al Qur'an, ceramah agama atau mengingat kisah teladan Nabi Muhammad S.A.W sepanjang hidupnya. 

KBTK DIAN CERIA juga turut memperingati Maulid Nabi Muhammad S.A.W. Acara ini dihadiri oleh seluruh siswa KBTK DIAN CERIA, Walimurid, dan para undangan. Kami memperingati Maulid nabi dengan memberikan ceramah agama yang disampaikan oleh Ust. Khoirul Nizar, mengenai sifat dan akhlak mulia Nabi Muhammad yang patut kita teladani. Hal ini dilakukan agar anak-anak dan para hadirin yang datang dapat mengenal lebih dekat Rasulullah dan ajaran mulia yang diberikan. 
Bertahun-tahun yang lalu, ada seseorang yang sangat mencintai dirimu. Beliau adalah Nabi Muhammad S.A.W.
Arti, makna dan hikmah Maulid Nabi Muhammad S.A.W sangat penting untuk dikaji dan ditelaah, supaya perayaan dan tradisi untuk memperingati Maulid Nabi tidak hanya sebatas pada seremonial saja, tapi mengandung filosofi yang kaya makna.
Berikut ini arti, makna dan hikmah Maulid Nabi Muhammad S.A.W (dikutip dari islamcendekia.com)

Kata maulid diambil dari bahasa arab yang artinya "hari lahir". Peringatan kelahiran Baginda Nabi Muhammad bukanlah tradisi yang ada ketika Rasul masih hidup. Perayaan ini menjadi tradisi dan berkembang luas ke seluruh belahan dunia jauh sesudah Rasulullah wafat.

Bagaimana sejarah dan Asal-Usul tradisi Maulid Nabi ?
Peringatan itu kali pertama dilakukan Raja Irbil yang saat ini berada di wilayah Irak, yakni Muzhaffaruddin al kaukabri pada sekitar abad ke-7 hijriah. 
Perayaan itu dilakukan pada bulan Rabi'ul Awal dan dirayakan secara besar-besaran. Tradisi ini kemudian berkembang pesat dan luas di seluruh dunia hingga Indonesia
Sangat penting untuk memahami arti, makna dan hikmah Maulid Nabi, karena jika tidak justru dapat menimbulkan hura-hura dan seremonial saja tanpa ada maknanya.

Arti Maulid Nabi
Maulid sama halnya dengan milad yang artinya hari lahir, Jadi Maulid nabi bisa diartikan sebagai hari lahir Baginda Rasulullah Muhammad S.A.W.

Makna Maulid Nabi
Dengan adanya peringatan Maulid Nabi, umat Islam diharapkan bisa mengingat kembali betapa gigihnya perjuangan Rasul dalam merintis dan mengembangkan ajaran Islam di tengah tradisi dan budaya Arab yang saat itu dalam keadaan jahiliyah.

Yang harus dilakukan umat Muslim dalam merayakan Maulid Nabi adalah meneladani sikap dan perbuatan, terutama akhlak mulia nan agung dari baginda Rasulullah Muhammad S.A.W.
Bukan hanya peringatan seremonial belaka, namun alangkah baiknya diresapi dalam hati dan kita semua mencoba meneladani akhlak mulia dari Rasulullah. Agar kita lebih tahu, bahwa agama yang dibawa Nabi Muhammad adalah Rahmatan Lil Alamin, yaitu membawa rahmat bagi alam semesta. Bukan hanya umat muslim namun juga seluruh manusia dan semua makhluk seperti hewan, tumbuh-tumbuhan dan alamnya.

Hikmah Maulid Nabi
Dengan adanya peringatan Maulid Nabi, manusia atau umat Muslim diharapkan bisa tergugah kembali untuk beristiqomah dalam meneladani dan mengamalkan ajaran-ajaran serta akhlak mulia Baginda Nabi Muhammad S.A.W.
Demikian sedikit penjelasan mengenai Maulid Nabi Muhammad S.A.W, semoga bermanfaat. Amin

Tauziah bersama Ust. Nizar
Keluarga DIAN CERIA
Bunda KBTK DIAN CERIA

Senin, 25 Januari 2016

PROMO PAKET UMROH

Yayasan DIAN NURANI SURABAYA bekerjasama dengan PT. ALISTON BUANA WISATA, Mempersembahkan PAKET UMROH 9 HARI hanya USD 1695. 

SYARAT UMROH :

  • Mengisi formulir pendaftaran.
  • passport dengan tiga suku kata, misalnya : RAFFI AZKA FIRJATULLOH.
  • Pas foto berwarna background putih 80% tampak wajah (bagi wanita memakai jilbab). dengan ukuran 3x4 = 7 lbr, 4x6 = 7 lbr.
  • Fotocopy KTP, KK, Passport @ 2 lbr.
  • Dokumen meningitis.
  • Kartu Keluarga Asli (bagi suami istri).
  • Buku Nikah Asli (bagi suami istri).
  • Akte Kelahiran Anak (bagi anak-anak dengan keluarga).
  • Bila yang berangkat wanita sendiri (usia diatas 45 th) : KTP asli dan Kartu Keluarga Asli.
  • Pendaftaran paling lambat 1 (satu) bulan sebelum keberangkatan dengan dokumen lengkap.
  • DP Minimal 5 juta rupiah. 

Info lebih lanjut HUBUNGI Ust. NIZAR (082244441033)



Minggu, 01 November 2015

Aqiqah Siap Saji Yayasan Dian Nurani Surabaya

"Sesungguhnya bersama anak itu ada hak di aqiqahi, maka tumpahkanlah darah baginya (dengan menyembelih hewan) dan buanglah penyakit darinya (dengan mencukur rambutnya)". (H.R Salman bin Amar Adh Dhahabi).

Yayasan DIAN NURANI SURABAYA Melayani Aqiqah Siap Saji.
Untuk pemesanan hubungi : (031) 70300433/ 082244441033

"Melaksanakan Sunnah Rasulullah dengan BER-AQIQAH".




"SAHABAT SEHATI BAGI KESEJAHTERAAN UMAT"

Jumat, 25 September 2015

Berbagi Hewan Qurban Hingga ke Pelosok Negeri

Idul Adha adalah hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah, dalam rangka memperingati peristiwa kurban Nabi Ibrahim yang bersedia mengorbankan putranya Ismail untuk memenuhi kecintaannya kepada Allah SWT. Kemudian dengan segala kekuasaan Allah, Ismail digantikan dengan domba

Yayasan DIAN NURANI SURABAYA menyelenggarakan acara penyaluran hewan qurban sampai ke pelosok Negeri. Tahun ini, kami mengadakan acara tersebut di desa Sobontoro, Bojonegoro - Jawa Timur. 

Domba-domba yang akan disembelih

Saat penyembelihan


Saat pembagian

Senyum ceria anak-anak

Semoga membawa manfaat dan berkah. Harapan kami, semoga tahun depan Yayasan DIAN NURANI SURABAYA dapat menyalurkan hewan qurban lebih banyak lagi. Amin.

Senin, 06 Juli 2015

Assalamualaikum, Sahabat Sehati...


Yayasan Dian Nurani Surabaya diresmikan pada tanggal 18 Juni 2015 atau bertepatan pada 1 Ramadhan 1436 H. Yayasan Dian Nurani Surabaya bertujuan untuk menyelenggarakan kegiatan yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas, baik dalam bidang pendidikan, sosial, ekonomi dan dakwah. 
Simbol yayasan Dian Nurani Surabaya berlambangkan atap rumah dan memiliki limas dengan tiga warna. Tiga limas dengan warna hijau, merah dan kuning melambangkan bahwa yayasan Dian Nurani Surabaya akan selalu memancarkan cahaya yang senantiasa menerangi umat dengan kemanfaatan dan ilmu yang berlandaskan pada aspek spiritual dan sosial. Garis biru yang menyerupai atap rumah, melambangkan yayasan Dian Nurani Surabaya merupakan rumah besar bagi umat yang memberikan kesejukan dan kedamaian serta kesejahteraan bagi masyarakat luas. 

AKTE NOTARIS:
Eka Suci Rusdianingrum, S.H,. M.Kn.
No. 189 Tanggal 18 Juni 2015
KEPUTUSAN MENKUMHAM RI:
AHU-0008835.AH.01.04.Tahun 2015